Mengapa wanita menikah Hindu memakai gelang & pembayaran?

pembayaran, juga dikenal sebagai Gelang Kaki adalah tali logam, dikenakan oleh wanita yang sudah menikah di sekitar mata kaki.
Sesuai budaya India, kaki dianggap sebagai bagian tubuh manusia yang paling sederhana dan paling kotor, saat mereka menyentuh tanah? Pembayaran, digunakan untuk menghiasi mereka, merupakan tanda pengabdian kepada pemakainya oleh keluarganya dan juga menandakan feminitas.
Hal menarik lainnya adalah pembayarannya terbuat dari perak, bukan emas. Hal ini karena emas dianggap sebagai simbol dewi kekayaan, yaitu. Lakshmi dan memakainya di kaki dianggap menghujat.
Gelang kaki dibuat dengan indah, dan sering meenakari (pewarnaan permukaan logam) dilakukan agar lebih menarik, bersama dengan mutiara, manik-manik, batu-batu kecil dengan warna dan lonceng berbeda. Ini diberikan kepada seorang wanita yang baru menikah pada saat pertama kali dia datang ke rumah suaminya. Biasanya dikenakan oleh wanita yang sudah menikah, tapi gadis yang belum menikah juga memakainya, yang menandakan keberanian dan kebanggaan mereka.
Biasanya gelang kaki memiliki lonceng kecil yang berdenting, yang menimbulkan suara gemerincing ketika seorang wanita berjalan. Kedengarannya membuat anggota keluarga, terutama laki-laki untuk memperhatikan bahwa OK, seorang wanita akan datang, jadi kita harus menghormatinya. Gelang kaki juga membantu seorang istri untuk menarik perhatian suami.
Gelang dengan berbagai gaya telah dipakai sejak zaman kuno oleh wanita di anak benua India. Sejarah gelang cukup kaya dan megah! Dari baja hingga kaca, daerah yang berbeda memiliki gelang dari bahan yang berbeda.
Arti gelang yang pertama adalah yang sudah kita kenal: pernikahan. Pengantin yang baru menikah, terutama dari wilayah India Utara, memakai gelang 'Chuda' sebagai tanda pernikahan mereka. Namun gelang juga dikatakan dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga energi karena bentuknya!
